Friday, January 25, 2013

Batas Tinggi Banjir Yang Aman Dilalui Mobil - Nissan Grand Livina

Kejadian banjir besar di Jakarta yang berulang kembali pada awal tahun 2013 ini, setelah kejadian pada tahun 2007 dan sebelumnya, sangat merepotkan dan mengkhawatirkan kita yang terjebak banjir di jalanan. Apa yang kita lakukan di jalanan ketika mesti melewati banjir ? memutar balik berarti batal ke tujuan atau menerobos banjir dengan resiko kendaraan mogok. Ketinggian banjir yang lucunya sering diindikasikan dengan ukuran tinggi: se mata kaki, se lutut, se paha, se pinggang, se dada, dst adalah relatif karena ketinggian orang yang berbeda-beda. Jika diperkirakan maka ketinggian dalam centi meter adalah kurang lebih se mata kaki (10 cm), se lutut (50 cm), se paha (75 cm), se pinggang (100 cm), se dada (125 cm), dst.


Dari pengalaman menerjang banjir menggunakan mobil Nissan Grand Livina didapat pengalaman berikut:
1. Untuk ketinggian air sampai se lutut  atau 50 cm untuk Grand Livina tidak bermasalah karena saluran masuk udara di mesin (in-take) berada di atas mesin, sekalipun knalpot sudah tersentuh air tidak menjadi masalah. Gas (throttle) dan rem pun tidak perlu dimain-mainkan, cukup menyetir seperti biasa, hanya saja usahakan agar mesin tidak mati. Setelah melewati banjir yang panjang, sekalipun ban belakang (rem tromol) terendam banjir tapi nyatanya tidak membuat kemampuan pengereman berkurang secara berarti atau tetap aman digunakan.
2. Untuk ketinggian di atas lutut atau lebih dari 50 cm berdasarkan pengalaman tidak bermasalah ke mesin maupun rem, tetapi ketika ketinggian banjir sekitar 60-an cm menyebabkan air mulai masuk ke dan sedikit membasahi karpet dalam seperti pada gambar berikut ini.

(Jkt 25jan13)