Judul di atas "Demi Kelestarian Hutan Indonesia: Cari Cara Mempertahankan Konsumsi Kertas Per Kapita Yang Rendah" pasti bertentangan dengan keinginan kalangan industri kertas dan juga kecenderungan statistik yang menghubungkan antara tingkat pendidikan suatu bangsa dengan kegemaran membaca yang secara tradisional berujung pada kebutuhan kertas untuk pencetakan buku, majalah, koran, dsb. Tentu saja penggunaan kertas juga untuk kebutuhan umum lainnya seperti tissue, pembungkus makanan, kotak barang, dll
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian bahwa konsumsi kertas per kapita Indonesia adalah 30 kg per kapita per tahun, jauh lebih rendah dari kebutuhan rata-rata ASEAN yang 55 kg per kapita per tahun dan apalagi Eropa yang mencapai 200 kg per kapita per tahun!! Amerika Serikat bahkan lebih boros lagi dari Eropa.
Konsumsi 30 kg per kapita per tahun tersebut perlu diusahakan supaya tidak tumbuh (paling tidak dari kontribusi pencetakan buku, majalah dan koran) supaya beban hutan Indonesia tidak bertambah berat! Karena bahan baku pembuatan kertas adalah kayu yang berasal dari pohon-pohon besar.
Caranya bagaimana?
Disinilah peran TI (Teknologi Informasi) dan kemudahan akses internet yang bisa banyak berkontribusi sebagai media distribusi informasi dan pengetahuan, yang tentu saja tanpa penggunaan media cetakan kertas. Terobosan-terobosan dalam e-learning, e-book, e-tutorial, majalah & koran online perlu terus didorong dan kita manfaatkan semaksimal mungkin ... sehingga penggunaan kayu yang minim -- hutan kita selamat, dan rakyat Indonesia malah tambah pintar dan berpengetahuan luas :-)
(Jakarta 25jul13)
... just to share my experience in information, technology, photography and environmental issues ... ... sekedar berbagi pengalaman dalam teknologi, informasi, fotografi dan isu-isu lingkungan ...
Showing posts with label Go Green. Show all posts
Showing posts with label Go Green. Show all posts
Friday, July 26, 2013
Monday, April 8, 2013
Efisiensi Bahan Bakar Honda New Scoopy F1
Gambaran riil tingkat efisiensi bahan bakar Honda New Scoopy F1, dengan teknologi injeksi, diperoleh setelah menjalankan sepeda motor ini sejauh 520 km sejak pertama diambil dari dealer beberapa minggu yang lalu. Dengan selalu menggunakan bahan bakar Pertamax biasa (Ron 92) maka setelah menempuh jarak 520 km dengan pemakaian normal sehari-hari maka jarak tersebut dapat dicapai dengan pengisian pertamax kurang lebih 12 liter, dimana setiap kali pengisian adalah 2 liter pertamax di pompa minyak Pertamina karena tangki bahan bakar dari Honda New Scoopy F1 ini hanya cukup untuk maksimal tiga setengah-an liter saja.
Dari gambaran angka tersebut maka tingkat efisiensinya lebih kurang 1:43 km/liter, dengan asumsi bahwa pencatat jarak (odo meter), penunjuk isi tangki dari New Scoopy dan takaran volume liter dari pompa bensin Pertamina langganan adalah akurat.
Sepeda motor ini sendiri cukup enak dikendarai dan responsif, hanya saja ground clearence nya lebih rendah dari tipe Vario sehingga seringkali ada bagian tergesek karena terkena "polisi tidur" yang cukup tinggi.
(TangSel 8apr13)
Dari gambaran angka tersebut maka tingkat efisiensinya lebih kurang 1:43 km/liter, dengan asumsi bahwa pencatat jarak (odo meter), penunjuk isi tangki dari New Scoopy dan takaran volume liter dari pompa bensin Pertamina langganan adalah akurat.
Sepeda motor ini sendiri cukup enak dikendarai dan responsif, hanya saja ground clearence nya lebih rendah dari tipe Vario sehingga seringkali ada bagian tergesek karena terkena "polisi tidur" yang cukup tinggi.
(TangSel 8apr13)
Thursday, October 18, 2012
Lampu LED Dibandingkan Lampu Hemat Energi CFL
Setelah lampu pijar, dilanjutkan dengan era lampu TL yang jauh lebih hemat listrik, kemudian diperbaiki lagi dengan lampu hemat energi CFL (compact fluorecent lamp) pada tahun 90-an, maka kini mulai datang era lampu LED (light emitting diode) yang menawarkan penghematan energi yang lebih besar lagi dan umur pakai yang jauh lebih lama.
Diperkirakan penghematan lampu pijar ke CFL adalah 80%, sedangkan lampu CFL ke LED adalah 40% (lihat hasil percobaan ini), maka penghematan listrik dari lampur pijar ke LED adalah 88% !
Konon berdasarkan penelitian bahwa penerangan lampu merupakan pemakai 19% dari seluruh produksi daya listrik dunia yang diperkirakan Bank Dunia sejumlah 20 Triliun kWh pada tahun 2009 sesuai data pada situs ini. Berdasarkan situs ini bahwa per kWh listrik dihasilkan emisi CO2 sebanyak 0.527 kg (dengan asumsi semua pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fossil). Seandainya dunia berhasil mengkonversi pemakaian lampu ke jenis yang hemat energi dengan asumsi 10% saja maka akan ada pengurangan emisi CO2 sebesar 200 juta ton per tahun !
Mengapa lampu LED akan menjadi tren ? Pertama hemat energi dan kedua adalah umur pakainya yang saat ini diklaim oleh pabrikan 15 tahun. Dengan umur pakai sedemikian lama maka sampah dari lampu LED akan jauh sekali berkurang (go green), dibandingkan dengan lampu CFL yang hanya berkisar 1 tahunan. Kendala utama saat ini adalah harganya yang masih mahal, lebih kurang 3,3 kali harga lampu CFL, namun dalam beberapa waktu ke depan dengan produksi massal harga tentunya semakin murah.
(Tangsel 18oct12)
Lampu LED Dibandingkan Pijar dan Lampu Hemat Energi CFL
Efisiensi energi lampu LED
Efisiensi lampu CFL
Diperkirakan penghematan lampu pijar ke CFL adalah 80%, sedangkan lampu CFL ke LED adalah 40% (lihat hasil percobaan ini), maka penghematan listrik dari lampur pijar ke LED adalah 88% !
Konon berdasarkan penelitian bahwa penerangan lampu merupakan pemakai 19% dari seluruh produksi daya listrik dunia yang diperkirakan Bank Dunia sejumlah 20 Triliun kWh pada tahun 2009 sesuai data pada situs ini. Berdasarkan situs ini bahwa per kWh listrik dihasilkan emisi CO2 sebanyak 0.527 kg (dengan asumsi semua pembangkit listrik menggunakan bahan bakar fossil). Seandainya dunia berhasil mengkonversi pemakaian lampu ke jenis yang hemat energi dengan asumsi 10% saja maka akan ada pengurangan emisi CO2 sebesar 200 juta ton per tahun !
Mengapa lampu LED akan menjadi tren ? Pertama hemat energi dan kedua adalah umur pakainya yang saat ini diklaim oleh pabrikan 15 tahun. Dengan umur pakai sedemikian lama maka sampah dari lampu LED akan jauh sekali berkurang (go green), dibandingkan dengan lampu CFL yang hanya berkisar 1 tahunan. Kendala utama saat ini adalah harganya yang masih mahal, lebih kurang 3,3 kali harga lampu CFL, namun dalam beberapa waktu ke depan dengan produksi massal harga tentunya semakin murah.
(Tangsel 18oct12)
Lampu LED Dibandingkan Pijar dan Lampu Hemat Energi CFL
Efisiensi energi lampu LED
Efisiensi lampu CFL
Tuesday, October 16, 2012
Lampu LED Super Hemat Energi
Judul lampu LED super hemat energi di atas kiranya tidak berlebihan. Dua hari lalu di salah satu kamar di rumah kita gantikan lampu hemat energi sistem elektronik atau sering disebut CFL (compact fluorecent lamp) merk Osram yang telah digunakan selama lebih dari 1 tahun dengan daya 13 watt, menjadi lampu LED Phillips 9 watt. Setelah diganti, hasilnya secara kasat mata lampu LED terlihat lebih terang, ditaksir sekitar +10% ! Perhatikan foto berikut ini sebelum dan setelah lampu CFL diganti dengan lampu LED.
Foto kiri diambil ketika menggunakan lampu CFL lama berdaya 13 watt, sedangkan sebelah kanan adalah cahaya lampu LED baru berdaya 9 watt yang terlihat lebih terang. Jadi dengan daya watt yang lebih rendah 30% -nya (13 watt berbanding 9 watt) menghasilkan cahaya yang lebih terang +10% ! Kesimpulan sederhananya (bukan hasil penelitian laboratorium), lampu LED lebih irit listrik 40% dibandingkan CFL. Sebagai perbandingan dapat dilihat pada situs ini, dimana disebutkan angka yang lebih rendah 20%.
Sebagai perbandingan harga, harga lampu LED 9 watt lebih mahal sekitar 330% (3 kali lebih) dibandingkan dengan lampu hemat energi CFL 13 watt. Harga CFL Osram di pasaran sekitar 27 ribuan, sedangkan LED Phillips sekitar 90 ribuan. Namun pabrikan mengklaim bahwa lampu LED lebih awet 10 kalinya, disebutkan LED bisa tahan sampai dengan 15 tahun !!! Benar tidaknya, waktu yang akan membuktikan ...
Dengan hasil percobaan tersebut lampu LED cukup menjanjikan pada saat ini, dimana umur pakai jauh lebih panjang dan lebih hemat energi (baca: biaya listrik lebih murah) dan terlebih lagi jika produksinya semakin massal tentu akan menurunkan harga jual.
(Tangsel 16oct12)
Foto kiri diambil ketika menggunakan lampu CFL lama berdaya 13 watt, sedangkan sebelah kanan adalah cahaya lampu LED baru berdaya 9 watt yang terlihat lebih terang. Jadi dengan daya watt yang lebih rendah 30% -nya (13 watt berbanding 9 watt) menghasilkan cahaya yang lebih terang +10% ! Kesimpulan sederhananya (bukan hasil penelitian laboratorium), lampu LED lebih irit listrik 40% dibandingkan CFL. Sebagai perbandingan dapat dilihat pada situs ini, dimana disebutkan angka yang lebih rendah 20%.
Sebagai perbandingan harga, harga lampu LED 9 watt lebih mahal sekitar 330% (3 kali lebih) dibandingkan dengan lampu hemat energi CFL 13 watt. Harga CFL Osram di pasaran sekitar 27 ribuan, sedangkan LED Phillips sekitar 90 ribuan. Namun pabrikan mengklaim bahwa lampu LED lebih awet 10 kalinya, disebutkan LED bisa tahan sampai dengan 15 tahun !!! Benar tidaknya, waktu yang akan membuktikan ...
Dengan hasil percobaan tersebut lampu LED cukup menjanjikan pada saat ini, dimana umur pakai jauh lebih panjang dan lebih hemat energi (baca: biaya listrik lebih murah) dan terlebih lagi jika produksinya semakin massal tentu akan menurunkan harga jual.
(Tangsel 16oct12)
Tuesday, September 11, 2012
Tren Wireless Charging System - Sistem Pengisi Baterai Nir (Tanpa) Kabel
Tren Wireless Charging System - Sistem Pengisi Baterai
Nir (tanpa) Kabel tampaknya akan mulai bergulir dengan munculnya produk-produk yang berpotensi akan laku di pasar.
Nokia
baru saja mengumumkan produk handphone terbarunya yaitu Lumia 920 dengan fitur Wireless Charging System (WCS) – nya, WCS adalah suatu kemampuan untuk
pengisian baterai tanpa kabel yaitu dengan cara meletakkan pesawat handphone
pada tatakan charger / alat pengisi baterai nir (tanpa) kabel. Fitur ini cukup menarik karena mengurangi kerepotan untuk
pemasangan kabel dari charger ke perangkatnya. Seperti kita ketahui juga bahwa
charger konvensional tidak sama / kompatibel untuk jenis handphone berbeda,
sehingga untuk setiap perangkat yang menggunakan baterai isi ulang selalu
menyertakan charger dalam kemasan / kotak paket perdananya. Suatu saat kelak ketika
WCS ini diadopsi sebagai standar universal maka perangkat pengisi baterai bisa
menjadi sama untuk berbagai perangkat. Sehingga kelak pabrikan tidak perlu membuat
begitu banyak charger seperti yang terjadi saat ini dan charger bisa dijual
terpisah saja dari paket perdana. Disamping menekan harga jual juga lebih ramah
terhadap lingkungan (go green) karena begitu besar penghematan bahan baku /
material charger yang tergunakan, yang nantinya akan jadi sampah ketika rusak atau tidak digunakan lagi.
Thursday, August 30, 2012
Cara menghemat batere tablet android
Ketika cara menghemat batere tablet (android) seperti berikut ini diterapkan akan sangat menolong karena jarak waktu antara pengisian (charge) batere semakin jarang.
Pada dasarnya gadget berupa tablet ataupun smartphone boros batere karena dua hal, yakni memberi daya listrik untuk layar yang semakin lebar yang sekaligus menjadi papan ketik (virtual keyboard) dan kedua untuk transmisi / komunikasi data melalui mobile network (GSM, HDSPA, 3G, dsb) atau hotspot (Wi-Fi) yang semakin cepat. Jadi untuk menurunkan pemakaian batere maka kedua faktor tersebut harus menjadi perhatian utama kita. Caranya sebagai berikut.
Pada dasarnya gadget berupa tablet ataupun smartphone boros batere karena dua hal, yakni memberi daya listrik untuk layar yang semakin lebar yang sekaligus menjadi papan ketik (virtual keyboard) dan kedua untuk transmisi / komunikasi data melalui mobile network (GSM, HDSPA, 3G, dsb) atau hotspot (Wi-Fi) yang semakin cepat. Jadi untuk menurunkan pemakaian batere maka kedua faktor tersebut harus menjadi perhatian utama kita. Caranya sebagai berikut.
Tuesday, June 26, 2012
Perbandingan Mobil Listrik
Perbandingan mobil listrik berikut ini sekedar untuk memberikan gambaran berbagai mobil listrik yang telah ada di pasaran. Diantaranya Toyota Prius, Chevrolet Volt, Nissan Leaf, Ford Focus Electric dan Smart ForTwo Electric.
Sejarah dan pencapaian mobil listrik dapat dilihat pada situs ini.
(Tangsel 26jun12)
| Merk / Tipe Mobil | Jenis | Tahun Peluncuran | Kapasitas Batere | Waktu Pengisian Batere | Jarak Tempuh Batere | Daya Motor Listrik |
| Toyota Prius | Hibrid | 1997 | 5 kWh | 1,5 jam | 20 km | 33 kW / 44 HP |
| Chevrolet Volt | Hibrid | 2010 | 16 kWh | 4 jam | 56 km | 111 kW / 149 HP |
| Nissan Leaf | Listrik | 2012 | 24 kWh | 7 - 8 jam | 160 km | 80 kW / 110 HP |
| Ford Focus Electric | Listrik | 2012 | 23 kWh | 3 - 4 jam | 160 km | 105 kW / 141 HP |
| Smart ForTwo Electric | Listrik | 2012 | 17 kWh | 7 jam | 145 km | 55 kW / 75 HP |
Sejarah dan pencapaian mobil listrik dapat dilihat pada situs ini.
(Tangsel 26jun12)
Monday, June 25, 2012
Membuat Pembangkit Listrik dengan Sepeda Statis
Membuat Pembangkit Listrik dengan Sepeda Statis ditujukan untuk eksperimen pembangkitan listrik yang digunakan untuk mengisi batere (yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan) sambil berolah-raga sepeda statis. Ide ini dicoba direalisir dengan menggunakan sepeda biasa yang dimodifikasi menjadi sepeda statis, dimana putaran dari kayuhan kaki yang aslinya untuk menggerakkan roda belakang sepeda akan dialihkan menjadi putaran pada generator listrik menggunakan alternator mobil.
Alternator mobil menghasilkan tegangan 13,5 - 14,4 volt listrik arus searah (DC) ketika putarannya mencapai 2000 rpm (putaran per menit) atau lebih, dengan arus yang dihasilkan bisa mencapai 30 ampere atau lebih.
Sementara itu putaran kayuhan sepeda yang normal (cukup cepat) adalah sekitar 70 rpm. Untuk meningkatkan putaran kayuhan yang rendah tersebut, hanya 70-an rpm, menjadi 2000-an rpm maka dibutuhkan rasio transmisi (perbandingan gir) yang cukup besar yakni 2000 dibagi 70 atau sekitar 30:1, seperti digambarkan berikut ini.
Pada eksperimen ini perlu dicoba seberapa besar tenaga kayuhan yang dibutuhkan untuk menghasilkan daya listrik keluaran.
Tunggu info selanjutnya ...
(Tangsel 25jun12)
Alternator mobil menghasilkan tegangan 13,5 - 14,4 volt listrik arus searah (DC) ketika putarannya mencapai 2000 rpm (putaran per menit) atau lebih, dengan arus yang dihasilkan bisa mencapai 30 ampere atau lebih.
Sementara itu putaran kayuhan sepeda yang normal (cukup cepat) adalah sekitar 70 rpm. Untuk meningkatkan putaran kayuhan yang rendah tersebut, hanya 70-an rpm, menjadi 2000-an rpm maka dibutuhkan rasio transmisi (perbandingan gir) yang cukup besar yakni 2000 dibagi 70 atau sekitar 30:1, seperti digambarkan berikut ini.
![]() |
| Rasio Gir 30:1 |
Tunggu info selanjutnya ...
(Tangsel 25jun12)
Thursday, June 14, 2012
Perkembangan Kendaraan Mobil Listrik Dunia dan Indonesia
Perkembangan Kendaraan Mobil Listrik (Electric Vehicle - EV) Dunia dan Indonesia
Dengan menurunnya cadangan minyak dunia dan melambungnya harga minyak semakin mendorong para peneliti dan pabrikan untuk berlomba menciptakan kendaraan dengan bahan bakar atau sumber daya alternatif. Sebagian melakukannya dengan kombinasi dengan mesin lama dengan bahan bakar minyak, yang disebut hybrid. Alternatif sumber daya tersebut antara lain seperti penggunaan hidrogen (yang sangat berlimpah di alam), daya listrik, daya tekanan angin, dsb. Di sisi lain mobil hibrid harganya mahal karena menggunakan 2 jenis mesin yang berbeda sehingga sulit untuk menekan harga jualnya, sehingga di negara maju pemerintahnya memberikan insentif untuk menekan harga jual ke konsumen.
Dengan menurunnya cadangan minyak dunia dan melambungnya harga minyak semakin mendorong para peneliti dan pabrikan untuk berlomba menciptakan kendaraan dengan bahan bakar atau sumber daya alternatif. Sebagian melakukannya dengan kombinasi dengan mesin lama dengan bahan bakar minyak, yang disebut hybrid. Alternatif sumber daya tersebut antara lain seperti penggunaan hidrogen (yang sangat berlimpah di alam), daya listrik, daya tekanan angin, dsb. Di sisi lain mobil hibrid harganya mahal karena menggunakan 2 jenis mesin yang berbeda sehingga sulit untuk menekan harga jualnya, sehingga di negara maju pemerintahnya memberikan insentif untuk menekan harga jual ke konsumen.
Monday, June 4, 2012
Pengalaman Menggunakan Pemanas Air Tenaga Surya - Solar Water Heater
Pengalaman Menggunakan Pemanas Air Tenaga Surya - Solar Water Heater (SWH)
Untuk mendapatkan air panas memerlukan energi yang sangat besar yang sumbernya bisa berasal dari panas api (kayu bakar, minyak, gas, dsb), energi listrik, atau memanfaatkan panas matahari. Mengingat tarif listrik dan harga bahan bakar yang semakin mahal, maka diputuskan untuk memanfaatkan tenaga matahari walaupun harga perangkat-nya jauh lebih mahal dibandingkan pemanas air listrik maupun gas tetapi pada jangka panjang biaya investasi awal seharusnya akan tertutupi. Disamping pemanfaatan panas matahari ini akan turut pula untuk berkontribusi mengurangi emisi gas CO2 karena tidak ada pembakaran bahan bakar ... Go Green bahasa kerennya.
Untuk mendapatkan air panas memerlukan energi yang sangat besar yang sumbernya bisa berasal dari panas api (kayu bakar, minyak, gas, dsb), energi listrik, atau memanfaatkan panas matahari. Mengingat tarif listrik dan harga bahan bakar yang semakin mahal, maka diputuskan untuk memanfaatkan tenaga matahari walaupun harga perangkat-nya jauh lebih mahal dibandingkan pemanas air listrik maupun gas tetapi pada jangka panjang biaya investasi awal seharusnya akan tertutupi. Disamping pemanfaatan panas matahari ini akan turut pula untuk berkontribusi mengurangi emisi gas CO2 karena tidak ada pembakaran bahan bakar ... Go Green bahasa kerennya.
Monday, May 28, 2012
Fitness Center (Pusat Kebugaran) - Gym di Kreo - Ciledug - Tangerang - Jakarta Selatan
Fitness Center (Pusat Kebugaran) - Gym di Kreo - Ciledug - Tangerang - Jakarta Selatan
Kabar gembira bagi kita yang ingin nge-gym atau latihan fitness (kebugaran) di sekitar daerah Gaga - Cipadu - Larangan - Batas - Kreo - Ciledug Raya karena tempat baru bernama ORenS Fitness & Aerobic telah dibuka sejak Sabtu 26 Mei 2012 yang lalu, tepatnya di jalan Ciledug Raya no 34, teleponnya 927-92183. Tempatnya di ruko 4 lantai berwarna oranye yang persis terletak di samping hipermarket Giant - Kreo, kurang lebih 1 km setelah Universitas Budiluhur dari arah Kebayoran Lama (sebelah kiri jalan). Fasilitas alat untuk nge-gym lengkap dan full music, mulai dari Smith Machine, Triceps Exercise, Belly Exercise, Barbell, dll ... s/d Treadmills & Spinning bike dan aerobic dengan bimbingan Trainer dan Personal Trainer yang berpengalaman.
Fasilitas mandi dengan shower panas / dingin dipisahkan antar lantai untuk pria dan wanita. Pemanas air-nya menggunakan energi dari panas matahari ... sehingga turut pula berkontribusi ke pengurangan emisi gas CO2, kerennya Go Green ...
Angkutan umum ke lokasi sangat banyak karena terletak di pinggir jalan utama Ciledug Raya. Parkiran untuk mobil di ruko memang terbatas, tetapi tempat parkir (berbayar) di hipermarket Giant yang bersebelahan tersedia luas dari pagi hingga malam hari.
Tempat kuliner di seputar ruko tersedia banyak, mulai dari aneka ragam jajanan kaki lima seperti Ayam & Bebek Penyet, Sate, Bakmi, Martabak, Cakwe, Pempek, dsb s/d Pizza Hut dan Dunkin Donuts.
(TangSel 28may12)
fitness di ciledug, gym di ciledug, pusat kebugaran di ciledug, aerobic di ciledug,
Kabar gembira bagi kita yang ingin nge-gym atau latihan fitness (kebugaran) di sekitar daerah Gaga - Cipadu - Larangan - Batas - Kreo - Ciledug Raya karena tempat baru bernama ORenS Fitness & Aerobic telah dibuka sejak Sabtu 26 Mei 2012 yang lalu, tepatnya di jalan Ciledug Raya no 34, teleponnya 927-92183. Tempatnya di ruko 4 lantai berwarna oranye yang persis terletak di samping hipermarket Giant - Kreo, kurang lebih 1 km setelah Universitas Budiluhur dari arah Kebayoran Lama (sebelah kiri jalan). Fasilitas alat untuk nge-gym lengkap dan full music, mulai dari Smith Machine, Triceps Exercise, Belly Exercise, Barbell, dll ... s/d Treadmills & Spinning bike dan aerobic dengan bimbingan Trainer dan Personal Trainer yang berpengalaman.
![]() |
| Salah satu ruang fitness ORenS di lantai 2 |
Fasilitas mandi dengan shower panas / dingin dipisahkan antar lantai untuk pria dan wanita. Pemanas air-nya menggunakan energi dari panas matahari ... sehingga turut pula berkontribusi ke pengurangan emisi gas CO2, kerennya Go Green ...
![]() |
| Salah satu ruang fitness ORenS di lantai 3 |
![]() |
| Fitness Center - ORenS |
Angkutan umum ke lokasi sangat banyak karena terletak di pinggir jalan utama Ciledug Raya. Parkiran untuk mobil di ruko memang terbatas, tetapi tempat parkir (berbayar) di hipermarket Giant yang bersebelahan tersedia luas dari pagi hingga malam hari.
Tempat kuliner di seputar ruko tersedia banyak, mulai dari aneka ragam jajanan kaki lima seperti Ayam & Bebek Penyet, Sate, Bakmi, Martabak, Cakwe, Pempek, dsb s/d Pizza Hut dan Dunkin Donuts.
(TangSel 28may12)
fitness di ciledug, gym di ciledug, pusat kebugaran di ciledug, aerobic di ciledug,
Monday, March 28, 2011
Apakah Go Green Itu ?
Apakah Go Green Itu ?
Go green, gerakan atau ajakan yang makin populer saat ini seiring kesadaran banyak orang untuk lebih menghargai dan memelihara alam tempat mereka hidup.
"Green" disamping arti harafiahnya hijau juga diartikan sebagai:
(G) Generate compost. Pembentukan kompos, yang merupakan proses alami dalam mendaur ulang. Kita diajak untuk belajar ekologi, biologi, dan pengurangan limbah.
(R) Recycle everything. Mendaur ulang segala sesuatu yang tidak bisa digunakan kembali, dan membeli barang keperluan yang bisa didaur ulang. Seperti kertas, plastik, aluminium, kartu tinta printer, dll. Dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca dan beracun dan penghematan energi.
(E) Educate students, teachers and parents. Mengedukasi pelajar, guru, dan para orangtua untuk bertindak secara bertanggung jawab pada lingkungan hidup. Ketika pelajar, guru dan orangtua terbiasa bekerja sama dalam menjadikan sekolah mereka ramah lingkungan, maka diharapkan kebiasaan yang sama tertular ke lingkungan tempat tinggal mereka di luar sekolah.
(E) Evaluate the environmental impact of every activity. Mengevaluasi akibat dari setiap aktifitas terhadap lingkungan. Mengidentifikasi produk-produk dan perilaku yang dapat membahayakan kesehatan anak dan lingkungan sekeliling mereka.
(N) Nationalize the principles of responsible paper consumption. Mengkampanyekan secara nasional penggunaan kertas dengan cara yang bertanggung jawab, dengan menggunakan media teknologi seperti internet sebanyak mungkin. Sebagai gambaran bahwa 1 ton kertas memerlukan penebangan 17 buah pohon besar !
Beberapa rekaman foto berikut ini perlu kita pakai untuk refleksi dalam hidup keseharian kita yang juga mungkin bisa kita lakukan, mulai dari sekarang!
Go green, gerakan atau ajakan yang makin populer saat ini seiring kesadaran banyak orang untuk lebih menghargai dan memelihara alam tempat mereka hidup.
"Green" disamping arti harafiahnya hijau juga diartikan sebagai:
(G) Generate compost. Pembentukan kompos, yang merupakan proses alami dalam mendaur ulang. Kita diajak untuk belajar ekologi, biologi, dan pengurangan limbah.
(R) Recycle everything. Mendaur ulang segala sesuatu yang tidak bisa digunakan kembali, dan membeli barang keperluan yang bisa didaur ulang. Seperti kertas, plastik, aluminium, kartu tinta printer, dll. Dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca dan beracun dan penghematan energi.
(E) Educate students, teachers and parents. Mengedukasi pelajar, guru, dan para orangtua untuk bertindak secara bertanggung jawab pada lingkungan hidup. Ketika pelajar, guru dan orangtua terbiasa bekerja sama dalam menjadikan sekolah mereka ramah lingkungan, maka diharapkan kebiasaan yang sama tertular ke lingkungan tempat tinggal mereka di luar sekolah.
(E) Evaluate the environmental impact of every activity. Mengevaluasi akibat dari setiap aktifitas terhadap lingkungan. Mengidentifikasi produk-produk dan perilaku yang dapat membahayakan kesehatan anak dan lingkungan sekeliling mereka.
(N) Nationalize the principles of responsible paper consumption. Mengkampanyekan secara nasional penggunaan kertas dengan cara yang bertanggung jawab, dengan menggunakan media teknologi seperti internet sebanyak mungkin. Sebagai gambaran bahwa 1 ton kertas memerlukan penebangan 17 buah pohon besar !
Beberapa rekaman foto berikut ini perlu kita pakai untuk refleksi dalam hidup keseharian kita yang juga mungkin bisa kita lakukan, mulai dari sekarang!
![]() |
| Hutan (warna hijau pekat) semakin berkurang di Sumatera utara ... Mari hijaukan lagi ! |
| Pohon ini telah hidup puluhan (ratusan) tahun, kita yang harus mengalah |
| Kaderisasi pohon untuk kesinambungan kota hijau |
| Membangun kota boleh-boleh saja, tapi hutan tetap terpelihara (Penang) |
| Rumah - villa merambah hutan ... hentikan! (Puncak Bogor) |
| Seandainya hutan bakau ini lebih luas lagi ... (Pantai utara Jakarta) |
| Gedung boleh-boleh saja, tapi sediakan juga tempat tanaman (Landmark - Jakarta) |
| Air air air, mari menabung air dan tidak buang sampah sembarangan! |
Saturday, March 19, 2011
Apa itu Beras, Sayuran, Makanan dan Pertanian Organik
Seringkali kita mendengar istilah bahan makanan seperti beras dan sayuran yang disebut organik. Apakah maksud dan kriteria organik ini ?
Pengertian organik disini adalah kembali ke alam atau proses penanaman (pertanian) yang alami dan higienis dengan menjaga keseimbangan alam, mulai dari proses pembibitan sampai dengan panen dan pengemasannya. Pertaninan organik itu bebas dari pestisida, pewarna dan bahan kimia lainnya yang tidak baik untuk kesehatan kita.
Berdasarkan definisi USDA (US Department of Agriculture), pertanian organik adalah:
"Pertanian yang meniru proses ekosistem alamiah yang menyeimbangkan antara hama dan populasi organisme yang menguntungkan dan menjaga kesuburan tanah."
Beberapa kelebihan produk pertanian organik:
1. Karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia maka kita bebas dari kemungkinan pengaruh buruk bahan beracun seperti pestisida dan pupuk kimia.
2. Produk yang segar memberikan lebih vitamin-vitamin, mineral-mineral, enzim-enzim dan nutrisi mikro lainnya dibandingkan dengan non organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk organik mengandung mineral 50% s/d 100% lebih banyak, dan serat 25% lebih banyak.
3. Dengan mengkonsumsi produk organik maka kita terhindar dari makanan yang telah mengalami modifikasi genetika.
4. Dengan mengkonsumsi produk organik maka kita terhindar dari makanan yang mengandung antibiotik, obat-obat pertumbuhan, obat anti parasit, dan jenis-jenis obat lainnya.
5. Produk organik lebih nikmat rasanya.
6. Dengan berkembangnya pertanian organik maka penggunaan pestisida akan berkurang, sehingga efek buruk pestisida terhadap lingkungan juga ikut berkurang
7. Pertanian biasa dapat membahayakan kesehatan petani pekerjanya karena mereka terpapar langsung dengan bahan beracun pestisida, herbisida dan pupuk kimia.
Pengamatan saya bahwa mulai banyak petani dan kelompok tani yang bergiat dalam pertanian organik di daerah-daerah, terutama di Jawa. Yang menarik dari kegiatan pertanian ini adalah cara bertani yang kembali ke cara-cara jaman dulu, seperti menggunakan air yang bersih, pupuk yang berasal dari alami seperti kotoran sapi, kerbau atau binatang piaraan lainnya, penangkalan hama dengan menggunakan binatang predatornya, melakukan rotasi jenis tanaman untuk mempertahankan struktur tanah dan mengurangi hama karena jenis tanaman yang monoton, dsb.
Jika pertanian organik ini menghasilkan produk yang aman dan bersih, mengapa tidak populer dalam masyarakat ?
Jawabannya adalah karena harga produk organik yang lebih mahal (rata-rata 2 kali lipat), kesadaran masyarakat yang masih rendah dan jumlah produknya yang masih terbatas. Produk masih terbatas karena petani juga lebih senang dengan cara-cara instan yang menggunakan pestisida dan pupuk buatan.
Pengertian organik disini adalah kembali ke alam atau proses penanaman (pertanian) yang alami dan higienis dengan menjaga keseimbangan alam, mulai dari proses pembibitan sampai dengan panen dan pengemasannya. Pertaninan organik itu bebas dari pestisida, pewarna dan bahan kimia lainnya yang tidak baik untuk kesehatan kita.
Berdasarkan definisi USDA (US Department of Agriculture), pertanian organik adalah:
"Pertanian yang meniru proses ekosistem alamiah yang menyeimbangkan antara hama dan populasi organisme yang menguntungkan dan menjaga kesuburan tanah."
Beberapa kelebihan produk pertanian organik:
1. Karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia maka kita bebas dari kemungkinan pengaruh buruk bahan beracun seperti pestisida dan pupuk kimia.
2. Produk yang segar memberikan lebih vitamin-vitamin, mineral-mineral, enzim-enzim dan nutrisi mikro lainnya dibandingkan dengan non organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk organik mengandung mineral 50% s/d 100% lebih banyak, dan serat 25% lebih banyak.
3. Dengan mengkonsumsi produk organik maka kita terhindar dari makanan yang telah mengalami modifikasi genetika.
4. Dengan mengkonsumsi produk organik maka kita terhindar dari makanan yang mengandung antibiotik, obat-obat pertumbuhan, obat anti parasit, dan jenis-jenis obat lainnya.
5. Produk organik lebih nikmat rasanya.
6. Dengan berkembangnya pertanian organik maka penggunaan pestisida akan berkurang, sehingga efek buruk pestisida terhadap lingkungan juga ikut berkurang
7. Pertanian biasa dapat membahayakan kesehatan petani pekerjanya karena mereka terpapar langsung dengan bahan beracun pestisida, herbisida dan pupuk kimia.
Pengamatan saya bahwa mulai banyak petani dan kelompok tani yang bergiat dalam pertanian organik di daerah-daerah, terutama di Jawa. Yang menarik dari kegiatan pertanian ini adalah cara bertani yang kembali ke cara-cara jaman dulu, seperti menggunakan air yang bersih, pupuk yang berasal dari alami seperti kotoran sapi, kerbau atau binatang piaraan lainnya, penangkalan hama dengan menggunakan binatang predatornya, melakukan rotasi jenis tanaman untuk mempertahankan struktur tanah dan mengurangi hama karena jenis tanaman yang monoton, dsb.
Jika pertanian organik ini menghasilkan produk yang aman dan bersih, mengapa tidak populer dalam masyarakat ?
Jawabannya adalah karena harga produk organik yang lebih mahal (rata-rata 2 kali lipat), kesadaran masyarakat yang masih rendah dan jumlah produknya yang masih terbatas. Produk masih terbatas karena petani juga lebih senang dengan cara-cara instan yang menggunakan pestisida dan pupuk buatan.
Monday, February 14, 2011
Kalkulasi Sederhana Keseimbangan Karbon
Produksi/emisi karbon ke udara berasal dari pembakaran bahan bakar fosil.
Penyerapan karbon terutama dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan saat fotosintesa.
Bagaimanan dengan kalkulasi karbon saya apakah sudah seimbang?
Sebagai gambaran sehari-hari saya menggunakan mobil dengan efisiensi 10km/liter. Jarak ke kantor adalah 20km, artinya setiap hari saya membakar BBM paling tidak 4 liter.
Berdasarkan hitungan referensi ini:
http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-10094-Paper.pdf
Bahwa 1 liter bensin menghasilkan 2kg CO2, maka total CO2 yang saya produksi sehari adalah 8kg.
Di rumah saya terdapat sejumlah tumbuhan, seperti pohon mangga 1 buah, pohon coklat 2 buah, pohon palem 3 buah dan pohon Tanjung 1 buah.
Berdasarkan referensi ini:
http://endesdahlan.staff.ipb.ac.id/files/2011/01/Tommy-Steven-Parulian-S.-E34101012.pdf
Bahwa pohon-pohon tersebut di atas rata-rata menyerap karbon sejumlah 0,4gram/jam atau dengan asumsi fotosintesa berlangsung 10 jam sehari maka serapan karbon per pohon per hari adalah hanya 4 gram. Jadi untuk sejumlah pohon tersebut yakni 7 pohon hanya menyerap CO2 sejumlah 28 gram.
Dengan kata lain defisit serapan karbon saya per hari adalah 8000 gram - 28 gram = 7972 gram.
Wow ketimpangan yang luarbiasa untuk saya pribadi!!! Dibutuhkan ribuan pohon untuk menyeimbangkan produksi karbon saya.
Tiada cara lain selain mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, pemeliharaan hutan, hutan kota, transportasi massal ... Bike to work.
Penyerapan karbon terutama dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan saat fotosintesa.
Bagaimanan dengan kalkulasi karbon saya apakah sudah seimbang?
Sebagai gambaran sehari-hari saya menggunakan mobil dengan efisiensi 10km/liter. Jarak ke kantor adalah 20km, artinya setiap hari saya membakar BBM paling tidak 4 liter.
Berdasarkan hitungan referensi ini:
http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-10094-Paper.pdf
Bahwa 1 liter bensin menghasilkan 2kg CO2, maka total CO2 yang saya produksi sehari adalah 8kg.
Di rumah saya terdapat sejumlah tumbuhan, seperti pohon mangga 1 buah, pohon coklat 2 buah, pohon palem 3 buah dan pohon Tanjung 1 buah.
Berdasarkan referensi ini:
http://endesdahlan.staff.ipb.ac.id/files/2011/01/Tommy-Steven-Parulian-S.-E34101012.pdf
Bahwa pohon-pohon tersebut di atas rata-rata menyerap karbon sejumlah 0,4gram/jam atau dengan asumsi fotosintesa berlangsung 10 jam sehari maka serapan karbon per pohon per hari adalah hanya 4 gram. Jadi untuk sejumlah pohon tersebut yakni 7 pohon hanya menyerap CO2 sejumlah 28 gram.
Dengan kata lain defisit serapan karbon saya per hari adalah 8000 gram - 28 gram = 7972 gram.
Wow ketimpangan yang luarbiasa untuk saya pribadi!!! Dibutuhkan ribuan pohon untuk menyeimbangkan produksi karbon saya.
Tiada cara lain selain mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, pemeliharaan hutan, hutan kota, transportasi massal ... Bike to work.
Subscribe to:
Posts (Atom)







